Kepala Sekolah dan Dewan Guru

 

MADRASAH IBTIDAIYAH NAHDLATUL ULAMA NGINGAS
WARU - SIDOARJO

Dewan Guru

 

Foto

WISUDA KELAS 6 

TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

MINU PATUT DIBANGGAKAN

Sudah tidak jamannya lagi memosisikan madrasah atau pesantren sebagai sekolah kelas dua seperti jaman Orde Baru lalu. Apalagi di kawasan Waru, Sidoarjo. Karena kebanyakan madrasah di daerah ini telah terakreditasi A. Lihat saja profil MINU Ngingas berikut:

Sesuai dengan namanya, MINU Ngingas, sekolah ini berada di Desa Ngingas Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Gedungnya cukup megah dengan dua Iantai didominasi warna green ice. Sekolah ini didirikan tahun 1964 silam.

Entah sudah berapa jumlah alumninya saat ini. Pada tanggal 4 Pebruari 2006 rehab gedung baru MINU Ngingas ditandatangani oleh Menteri PDT Saifullah Yusuf dan Ketua PBNU Dr KH Said Aqiel Sirodj, MA, didampingi Ketua Yayasan H Masnuh, yang juga orang dekat Gus Dur kala itu. Gedung sekolah ini memang berdekatan dengan rumah H Masnuh, hanya dipisah oleh empat rumah penduduk.

MINU Ngingas Menjadi Rujukan Studi Banding

Salah satu ukuran tingkat keberhasilan suatu lembaga adalah banyaknya peminat untuk studi banding. Sebab pengakuan kebehasilan datangnya dan orang lain, bukan dari diri sendiri.

Nama Desa Ngingas di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo sudah cukup terkenal. Terlebih di kalangan para pengusaha nasional yang berkaitan dengan besi. Yah, di Desa Ngingas itulah tiang listrik, perlengkapan sepeda motor dan mobil, peralatan pertanian dan rumahtangga banyak dibuat. Mulai dan suku cadang mobil dan motor, cangkul, skrop, garuk, sabit, linggis sampai berbagai peralatan lain. Ngingas memang telah cukup lamadikenal sebagai sentra industri pengrajin pande besi di Sidoarjo. Hampir seluruh pengrajin itu adalah orang NU.

Berada di tengah perkampungan pengrajin paride besi itulah MINU Ngingas berdiri sejak 1964 silam. Gedungnya direhab dan diresmikan pada 4 Februari 2006 oleh Menteri PDT Saifullah Yusuf dan Ketua PBNU Dr KH Said Aqiel Sirodj, MA, didampingi